detail berita

Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Utara

PENGIBARAN SANG MERAH PUTIH DI TAMAN BAWAH LAUT GILI AIR, LOMBOK UTARA

Tidak terasa bangsa kita Indonesia telah menginjak usia ke 75 tahun. Dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia di tahun sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dunia khususnya bangsa Indonesia sedang dilanda wabah penyakit yang cukup mengkhawatirkan yaitu Covid-19. Semua sektor termasuk sektor pariwisata sempat lumpuh. Begitu juga di Pulau Lombok dan Sumbawa, dunia pariwisata cukup memprihatinkan.  Wisatawan domestik dan mancanegara tidak berani melakukan traveling. Sehingga berimbas tidak adanya yang berlibur ke Pulau Lombok. Hotel-hotel sepi, agen perjalanan juga ikut terkena dampaknya. Banyak karyawan yang dirumahkan. Sangat memprihatinkan.

Wabah Covid-19 masih melanda Indonesia , tapi kita tidak boleh terlalu lama bersedih dan mengurung diri di rumah. Kita harus bangkit dan beraktivitas dengan menerapkan protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19  yang sudah dibuat oleh pemerintah. Selalu pakai masker, jaga jarak, mencuci tangan pakai sabun atau handsanitizer dan terpenting jaga kesehatan.

Dalam membangkitkan semangat yang sudah mulai muncul, dalam perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, Hari Senin tanggal 17 Agustus 2020 telah dilaksanakan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di taman bawah laut. Lokasi yang dipilih yaitu di Taman Bawah Laut Gili Air, Pulau Lombok.

Kenapa dipilih Gili Air ?. Gili Air merupakan salah satu dari tiga gili yang berada di wilayah Kabupaten Lombok Utara selain Gili Trawangan dan Gili Meno. Baik Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air memiliki keindahan taman bawah laut yang sudah diakui oleh dunia. Apalagi destinasi wisata yang dibuka kembali untuk pertama kalinya oleh Bapak Gubernur Provinsi NTB  semenjak wabah Covid-19 melanda Pulau Lombok yaitu Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air. Oleh sebab itu dipilihlah taman bawah laut Gili Air.

Upacara pengibaran Bendera Merah Putih kali ini di hadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Lalu Moh.Faozal selaku pembina upacara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab.Lombok Utara, Vidi Eka Kusuma selaku pemimpin upacara dan beberapa perwakilan asosiasi dari Asita, Putri, PHRI, TNI AL, Kepolisian, Basarnas, Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Utara sebagai peserta upacara. Hadir juga para 45 penyelam, 17 perenang dan 8 pemain musik Gendang Beleq sebagai simbol peringatan HUT Republik Indonesia ke-75 tahun.

Acara dimulai pada sekitar jam 8 pagi waktu setempat.  Pelepasan para penyelam pengibar bendera di dalam laut Gili Air di lepas oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB di pesisir pantai Gili Air. Sebanyak 17 perenang dan 45 penyelam berpartisipasi dalam pengibaran bendera merah putih yang memiliki panjang 75 meter di dalam laut kawasan Gili Air, Pulau Lombok.

Harapan kita di perayaaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 kali ini, semoga kita cepat merdeka dari wabah Covid-19 dan dunia pariwisata kembali bangkit lagi. Amin.

Foto by Genpi Lombok Sumbawa dan Penyelam Profesional Pulau Lombok Sumbawa.

Sumber : https://www.genpilomboksumbawa.com/