detail berita

Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Utara

GAWE BELEQ LOMBOK UTARA MEMUKAU

 

KABUPATEN LOMBOK UTARA

TAMPILKAN EMPAT TARIAN DI AJANG PEKAN KEBUDAYAAN

Disbudpar, tak kalah dengan kabupaten kota di Indonesia, kabupaten Lombok Utara (KLU) tampil memukau dalam acara pekan kebudayaan nasionaln(PKN) yang digelar di Istora Senayan , Jakarta.  Pada hari jumat 11 Oktober 2019 itu, kabupaten termuda di NTB ini menampilkan  empat  tarian yang berhasil menghipnotis penonton dan peserta lainnya.

“Pesertanya  dari seluruh Indonesia , dan kabupaten yang ikut hanya kabupaten Lombok Utara dan Sumbawa,” ungkap Arnowadi, S.Pd., selaku Kepala Bidang Kebudayaan dan Kesenian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, pada Sabtu 12/10/2019.

Ia menuturkan , PKN ini sama levelnya dengan Pekan Olahraga Nasional (PON). Tahun ini pertama kalinya PKN digelar. Sebab itu, persiapannya tidak setengah setengah. Termasuk dari peserta. Phaknya sudah mempersiapkan penampilan tersebut  selama satu bulan sebelum acara di gelar.

“alhamdulillah penampilannya berhasil memukau pengunjung yang dating, kita pribadi juga sangat puas,” katanya.

Ada empat tarian yang ditampilkan secara medley selama 30 menit. Yakni Tari Gendang Beleq, Tari Nyoyang,Tari Lang- Lang, dan Tari Peresean. Para penarinya berasal dari  tiga sanggar seni  di KLU, yakni Sanggar Seni Dewi Anjani, Sanggar Srikandi dan Sanggar Setorasih. medley atas permintaan panitia. Penampilan mereka benar-benar total dan memukau ,”sambungnya.

Bahkan salah satu seniman dari lampung menyatakan ketertarikannya  terhadap kesenian kabupaten Lombok utara tersebut.  Mereka tertarik untukmengetahui lebih lanjut sejarah dan asal muasal kesenian tersebut.

Awalnya yang dikirim itu dari Bali, tapi setelah kita jelaskan, mereka kagum dengan kesenian tersebut,” jelasnya.

Ia melanjutkan pihaknya berharap PKN menjadi event tahunan. Event ini juga menjadi ajang silaturrahmi ragam Budaya dan adat seluruh Kabupaten dan Kota di Indonesia.

Selain tarian, pihaknya juga akan  mengikuti karnaval budaya dengan tema Digdaya Nusantara. Tema ini berarti kejayaan atau lebih tepatnya mencapai kejayaan. Di ajang ini kabupaten Lombok utara akan menampilkan ikonnya sendiri yaitu Putri Cilinaya.

“kita kemas lengkap dengan kostumnya dan diiringi gendang beleq dan seluruh kepala desa di kabupaten Lombok Utara dan teman-teman dari OPD,” tandasnya.

Ia menjelaskan, dalam karnaval tersebut  pihaknya akan menampilkan peserta paling banyak yakni 110 orang. Ajang ini menjadi kebanggan tersendiri bagi Kabupaten Lombok Utara. Sebab daerah ini menjadi satu-satunya dari dua kabupaten yang mewakili Nusa Tenggara Barat untuk mengisi acara tersebut.

Jarang-jarang ada kabupaten yang ikut, tentu ini jadi kebanggan untuk kita,karena kita adalah satu-satunya kabupaten/kota di NTB yang terlibat,” imbuhnya.

untuk melihat foto-foto kegiatan ini silahkanklik disini.